Kenguru, mobil khsusus untuk difabel

By | February 22, 2014

Helicopter

Kaum difabel selama ini secara alamiah termarjinalkan akibat minimnya produk yang ramah untuk mereka, apalagi produk tersebut produk otomotif. Lihat saja di Indonesia tak satupun kalangan produsen otomotif yang mau merancang khusus sebuah mobil atau motor untuk kaum difabel. Jika anda menemukan beberapa di jalan lebih banyak merupakan hasil modifikasi.

Hal ini juga yang menginspirasi Kissaroslaki Istvan, seorang pria Hungaria untuk mengembangkan mobil khusus untuk kaum difabel. Karena kurang mendapat dukungan di negaranya sendiri Kissaroslaki Istvan pindah ke Amerika untuk mengembangkan mobil untuk kaum difabel yang diberi nama Kenguru.

Nama Kenguru diambil dari nama hewan khas Australia, namun karena orang Hongaria menyebut Kanguru dengan lafal Kenguru, jadilah nama kenguru dipakai. Balik lagi ke kisah Kissaroslaki Istvan.

Di Amerika Kissaroslaki Istvan bertemu seorang pengacara berkursi roda, Stacey Zoern. Kemudian mereka berdua mendirikan Pflugerville Mobil Community yang berbasis di Austin.

Helicopter

Kenguru sendiri adalah mobil tanpa kursi bertenaga listrik dan hanya memuat satu penumpang. Setirnya menyerupai stang Bajaj supaya bisa dikendalikan oleh kaum difabel. Uniknya mobil ini tanpa pintu samping. Akses masuk satu satunya adalah melalui pintu belakang bisa sekaligus dengan kursi rodanya.

Sekilas mobil ini mirip Smart ForTwo, imut imut dan berkesan modern. Kenguru memiliki panjang body 7 feet dan tinggi 5 feet. Mengandalkan 2 motor berkekuatan 2kw, jangkauannya lumayan jauh sekitar 60 mil dengan kecepatan maksimal 35 mil/jam. Untuk pengisian baterai membutuhkan waktu 8 jam.

Bobot Kenguru dibuat seringan mungkin dengan penggunaan serat kaca dilaminasi pada body dan tetap mengandalkan baja untuk kekuatan rangka. Sementara interior didominasi oleh bahan vinyl dan plastik.

Sayang biaya untuk membuat mobil ini terbilang mahal untuk ukuran Indonesia yang per unitnya sekitar US$ 25 ribu dollar atau sekitar 300 juta rupiah. Karena itu target mereka tidak banyak, untuk tahun pertama cukup 400 unit dan selanjutnya diharapkan mencapai 2.500 unit per tahun.

sumber & gambar : bocskairadio.org


1 Comment

sumadi on October 2, 2014 at 8:47 am.

Aku pingin punya, mobil itu ,….!!! sumad
i Jogja Indonesia.

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>